Karawang — Menjelang pelaksanaan libur sekolah, keluarga besar SMKN Jayakerta menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah secara masal yang melibatkan seluruh siswa dan siswi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat nilai karakter peserta didik melalui budaya gotong royong.
Sejak pagi, seluruh peserta didik tampak antusias mengikuti kegiatan dengan membersihkan berbagai area sekolah, mulai dari ruang kelas, halaman, taman, fasilitas umum, hingga lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa sebelum memasuki masa liburan.
Kegiatan bersih sekolah ini selaras dengan nilai Gapura Pancawaluya, yaitu konsep penguatan karakter yang menanamkan nilai Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, siswa dilatih untuk menjadi pribadi yang cageur (sehat jasmani dan rohani), bageur (memiliki kepedulian dan sikap baik), bener (bertanggung jawab terhadap tugas), pinter (mampu memahami pentingnya lingkungan yang sehat), serta singer (cekatan dan peduli dalam bertindak).
Salah satu siswa SMKN Jayakerta menyampaikan bahwa kegiatan bersih sekolah memberikan pengalaman positif bagi dirinya dan teman-temannya.
"Kegiatan seperti ini membuat kami lebih peduli terhadap lingkungan sekolah. Selain sekolah menjadi lebih nyaman, kami juga merasa lebih kompak karena dikerjakan bersama-sama," ujar salah satu siswa peserta kegiatan.
Menurutnya, kebersihan sekolah bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh warga sekolah.
Sementara itu, Kepala SMKN Jayakerta, Bapak Sutiyono, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya positif dan karakter peserta didik.
"Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun sikap dan karakter. Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, siswa belajar tentang kepedulian, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa memiliki terhadap sekolah," ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa penerapan nilai-nilai Gapura Pancawaluya perlu diwujudkan dalam aktivitas nyata, bukan hanya menjadi slogan.
"Karakter akan tumbuh melalui kebiasaan. Ketika siswa terbiasa menjaga kebersihan, bekerja sama, dan peduli terhadap lingkungan, maka nilai-nilai positif tersebut akan terbawa dalam kehidupan mereka di masa depan," tambah Kepala Sekolah.
Kegiatan bersih sekolah masal ini ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Lingkungan sekolah yang lebih bersih dan tertata menjadi hasil nyata dari kolaborasi seluruh siswa dan warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMKN Jayakerta terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencetak peserta didik unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, peduli, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas. (RON)
