SMKN 1 Pakisjaya Ikuti Bimbingan Teknis Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026 di Tangerang


Tangerang Selatan
– SMKN 1 Pakisjaya menjadi salah satu sekolah penerima undangan dalam kegiatan Bimbingan Teknis Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026 Tahap II yang diselenggarakan oleh Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pada tanggal 23–26 Mei 2026 di Swiss-Belhotel Serpong, Tangerang Selatan, Banten. 



Kegiatan nasional tersebut diikuti oleh ratusan kepala SMK calon penerima bantuan pemerintah dari berbagai provinsi di Indonesia. Berdasarkan daftar peserta resmi, SMKN 1 Pakisjaya Kabupaten Karawang tercatat sebagai salah satu sekolah peserta dari Provinsi Jawa Barat dengan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) 69816446. 

Suasana kegiatan berlangsung serius namun penuh semangat. Para peserta tampak aktif mengikuti setiap sesi bimbingan teknis yang membahas implementasi Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi strategis terkait mekanisme bantuan pemerintah, penguatan sertifikasi kompetensi siswa, tata kelola pelaksanaan program, hingga peningkatan kualitas lulusan SMK agar lebih siap memasuki dunia kerja maupun dunia industri.

Kegiatan ini menjadi langkah penting pemerintah dalam memperkuat pendidikan vokasi di Indonesia. Sertifikasi kompetensi dinilai sebagai salah satu instrumen utama untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK, sehingga siswa memiliki pengakuan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan dunia usaha.

Partisipasi SMKN 1 Pakisjaya dalam kegiatan nasional ini menunjukkan komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi serta mempersiapkan peserta didik agar memiliki kompetensi yang unggul, profesional, dan siap bersaing di era industri modern.

Kepala SMKN 1 Pakisjaya l, Sudarma, S.Pd.  S.ST. MT. menyambut positif pelaksanaan bimbingan teknis tersebut karena memberikan wawasan dan penguatan program sekolah, khususnya dalam pengembangan sertifikasi kompetensi murid. Melalui program ini diharapkan semakin banyak siswa SMKN 1 Pakisjaya yang memperoleh sertifikat kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas sekolah, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat koordinasi antar-SMK dari seluruh Indonesia dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Direktorat SMK Kemendikdasmen sendiri menegaskan bahwa program sertifikasi kompetensi murid merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas lulusan SMK secara nasional agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. (WBN)