Karawang, 19 Juni 2026 – Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kabupaten Karawang menggelar rapat pembinaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat, Riesye Silvana, pada Jumat (19/6/2026) di SMK Negeri 1 Karawang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh kepala sekolah yang tergabung dalam MKKS SMK Negeri Karawang yang terdiri dari 18 sekolah negeri. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, dialogis, dan berorientasi pada penguatan kualitas layanan pendidikan vokasi di Kabupaten Karawang.
Dalam arahannya, Kepala KCD Wilayah IV menegaskan bahwa komunikasi yang baik merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem pendidikan yang sehat, produktif, dan adaptif terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat. Oleh karena itu, seluruh satuan pendidikan diharapkan terus memperkuat koordinasi dan sinergi, baik antar sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antarlembaga pendidikan akan memperkuat upaya peningkatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi sekolah secara lebih efektif dan komprehensif.
Selain komunikasi internal di lingkungan pendidikan, Kepala KCD juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, dunia usaha dan dunia industri, organisasi kemasyarakatan, serta rekan-rekan media massa. Komunikasi yang terbuka dan konstruktif dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan.
"Sinergi yang kuat akan menghasilkan solusi yang lebih baik. Sekolah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kemajuan pendidikan," ungkapnya dalam forum pembinaan tersebut.
Lebih lanjut, Kepala KCD berharap Forum MKKS tidak hanya menjadi wadah koordinasi administratif, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi ruang diskusi strategis yang menghasilkan berbagai gagasan, inovasi, serta solusi atas berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi di Kabupaten Karawang.
Forum MKKS juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas antar kepala sekolah, meningkatkan profesionalisme pengelolaan satuan pendidikan, serta menjadi jembatan komunikasi antara sekolah dengan pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan pendidikan.
Para peserta rapat menyambut positif arahan yang disampaikan. Mereka menilai penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan yang semakin kompleks, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan SMK agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Melalui rapat pembinaan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama seluruh anggota MKKS SMK Negeri Karawang untuk terus memperkuat sinergi, menjaga komunikasi yang produktif, serta menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak positif bagi kemajuan pendidikan vokasi di Kabupaten Karawang dan Jawa Barat secara umum. (WBN)
